Tak Ada Yang Abadi Di Dunia ini..

Sore itu selepas pulang dari kampus aku menunggu bus di halte, awan semakin gelap, hembusan angin semakin kencang.  Membuat badanku menggigil kedinginan. Setengah jam sudah aku lewati untuk menanti, akhirnya bus yang akan aku tumpangi datang juga. Rasa bahagia menyelimuti hati tatkala bus itu menghampiriku.

Saat di dalam bus, aku tengok kanan,kiri ternyata bus itu sepi, cuma ada 9 penumpang, jadi bisa duduk leluasa deh, hehe. Aku pun duduk di bangku paling tengah serambi menyender jendela, untuk menikmati tiupan angin.
Hem... Buat menghilangkan rasa bosan, seperti biasa aku mendengarkan musik instrumen YIRUMA, irama piano yang indah membawa sensasi tersendiri.

Di halte berikutnya aku melihat seorang Bapak Tua hendak menaiki bus, pada saat ia menginjakkan kakinya ketangga bus salah satu sepatunya terlepas dan jatuh kejalan.

Sementara itu pintu bus lalu tertutup dan bus langsung bergerak, sehingga si Bapak Tua tidak bisa memungut sepatu yang terlepas tadi.

Aku pandangi dengan tenang si Bapak Tua itu melepas sepatunya yang sebelah dan melemparkannya keluar jendela.

Sontak akupun kaget melihat kejadian itu, tanpa berfikir panjang aku langsung menghampiri dan bertanya kepada si Bapak Tua?

Aku : " Assalamuallaikum, Mengapa Bapak melemparkan sepatu yang sebelahnya juga ?"

Bapak tua : " Walaikumsallam nak, Si Bapak Tua sambil tersenyum menjawab ringan,
"Supaya siapapun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya, itu sepatu baru dan bagus".

Jangan sampai sepatuku kehilangan pasangannya. Sepatu adalah pasangan terbaik.

Coba perhatikan saja

Bentuk pasangannya tak persis sama namun serasi.

Saat dipakai berjalan gerakan bisa berbeda tapi tujuannya sama.
Kiri-kanan ! kiri-kanan !

Tak pernah menuntut untuk berganti posisi
namun saling melengkapi.

Yang satu loncat, yang lain mengikuti

Selalu sederajat tak ada yang lebih rendah atau lebih tinggi.

Satu naik tangga
pasangannya mengikuti

Bila yang satu hilang yang lain tak memiliki arti.

Aku : " Akupun masih penasaran.

"Tapi Bapak kok tidak kelihatan susah kehilangan sesuatu walaupun sepatu mempunyai nilai yang tinggi ?

Bapak tua : "Si Bapak tersenyum santai, samil menepuk pundukku lalu berkata Ah, Anak muda ketahuilah.

HARTA Cuma TITIPAN

NYAWA Cuma PINJAMAN

 Coba Renungkanlah nak..!

Jika kita kehilangan sesuatu, tak dapat kita untuk pilih dan pilah.

Kita bisa kehilangan SIAPA SAJA dan KAPAN SAJA.

Musibah, Berkah dan Berbuat Salah itu pasti kita alami,
Bersyukur bagi orang Beriman karena diberikan cara menghadapinya.
Dapat musibah supaya kita lebih bersabar.
Dapat berkah supaya kita mampu Bersyukur...
Berbuat salah supaya kita segera bertobat.

Aku pun langsung memeluk dan mencium tangan pak tua itu, lalu berterima kasih atas nasehat itu yang telah beliau berikan.

Dalam benaku berkata "Sungguh nikmat Tuhan tak terhingga. Seharusnya aku malu jika ingin selalu mengeluh, ketika kita mendapat musibah jangan lihat sisi jeleknya aja, musibah itu penuh berkahnya tergantung pada sisi mana kita memandangnya  belajarlah untuk bersyukur.

# Jangan pernah merasa paling menderita atau kesusahan sendiri sampai lupa bersyukur. Jika melihat sekeliling kita, banyak juga yang sedang berjuang seperti kita atau bahkan lebih terpuruk dari kita.

Hidup lah dengan bahagia
karena Anda berhak untuk bahagia
Hidup ini cuma sebentar maka isilah dengan kebahagian dan kebaikan selalu.

Semoga bermanfaat......
@jauhariakhwan

08 Maret 2020 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Tiga Karakteristik Hati Wanita

Dakwah Hati Bulan Ramadhan

Sederet Khasiat Saffron Untuk Tubuh